Ahlan wa Sahlan...
Welcome...
Selamat datang di kampoeng hening....

*kampoeng yang sebenarnya tak hening:-)

Minggu, 16 Juni 2013

Pertemuan (6)

            Bagaimanakah seorang pemimpin yang efektif itu? Tentunya menjadi seorang pemimpin memiliki banyak tantangan. Leadership sendiri hanyalah alat untuk mencapai purpose dari sebuah organisasi. Gaya kepemimpinan apapun yang dipakai jika tidak efektif maka semua akan menjadi sia-sia karena purpose dari organisasi tersebut akan semakin menjauh.
            Dalam menjadikan kepemimpinannya menjadi sebuah kepemimpinan yang efektif, seorang pemimpin harus mampu mengenali dan memahami visi organisasinya dengan jelas. Dan juga harus mempunyai skill. Salah satu skill yang dibutuhkan adalah kemampuan dalam berkomunikasi, memotivasi dan juga mengambil keputusan.
            Kemampuan berkomunikasi dan memotivasi tentunya sangat dibutuhkan agar hubungan dan interaksi yang terbangun antara pemimpin dan bawahannya berjalan dengan baik dan lancar. Bagaimana seorang pemimpin mampu mengkomunikasikan tugas-tugas bawahannya dengan baik sehingga tidak terjadi misunderstanding dalam memahami tugas dan job desc yang telah masing-masing dibagikan.

            Kemampuan mengambil keputusan juga merupakan hal yang sangat penting dalam organisasi. Karena maju mundurnya sebuah organisasi ditentukan oleh keputusan apa yang dibuat oleh pemimpinnya. Dalam keadaan sekritis apapun seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan, dan harus berpikir jernih serta objektif dalam mengambil keputusan. Tidak terkontaminasi dengan segala intervensi yang ada namun tetap mempertimapubangkan masukan dari manapun agar keputusan yang diambil menjadi keputusan yang baik meskipun di saat darurat.
            Pengambilan keputusan hendaknya merupakan win-win solution walaupun tetap ada resiko. Biasanya seorang pemimpin akan mengambil keputusan yang beresiko kecil walaupun jalannya terjal. Karena dalam pengambilan keputusan sendiri, seorang pemimpin harus sudah mempunyai pandangan ke depan mengenai konsekuaensi yang bisa saja terjadi dari keputusan yang diambilnya dan harus mempu mengkomunikasikan dan menginternalisasikan serta meyakinkan bawahannya bahwa keputusan yang diambil adalah keputusan yang tepat demi keberlangsungan organisasi apapun dampaknya. Sehingga efektivitas organisasi dapat dicapai.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar